PIDIYA adalah singkatan dari Portal atau Papan Informasi Digital Seni Budaya, sebentar lagi akan diluncurkan di Kota Sukabumi.
PIDIYA merupakan inovasi baru dalam pengelolaan kegiatan kesenian dan Kebudayaan dengan memanfaatkan media digital interaktif yang bisa diakses oleh seluruh masyarakat dari dalam maupun dari luar Kota Sukabumi.
Lalu dimana PIDIYA dapat ditemui, Alat ini rencananya akan di simpan ditempat strategis di pusat kota sukabumi.
Lokasi belum ditetapkan menimbng alat ini masih dalam proses pembuatan, dan perlu dukungan Pemerintah Kota Sukabumi terkait lokasi yang akan di ijinkan.
Apa manfaat PIDIYA, alat ini merupakan salah satu media informasi Publik Pertama di Kota Sukabumi yang menawarkan Informasi Bidang Kesenian, Kebudayaan, Sejarah, Pelatihan dan wisata Budaya.
PIDIYA merupakan usulan inovatif kreatif pada Program danaindonesiana Kementerian Kebudayaan RI tahun 2025 dan masih berlangsung/ dikerjakan hingga saat ini, yang di usulkan oleh mantan Sekretaris Umum Dewan kesenian kota Sukabumi 20215-2018 yaitu Bpk. Aan Suhendar, dan beliau mengtakan ide dasar mengusulkan PIDIYA, karena belum ada inisiatif melakukan pendataan seniman, budaya, museum dan sejarah yang menjadi data utk di Informasikan kepada publik sebagai langkah konkrit dalam pelestarian seni budaya serta memberikan apresiasi kepada seniman, budayawan, sejarah dan tokoh2 penting yang perlu disampaikan kepada Generasi saat ini maupun masa yg akan datang.
PIDIYA akan menjadi data abadi seniman budayawan dari masa ke masa, semoga bermanfaat bagi pemerintah, masyarakat maupun seniman dan budayawannya, InsyaAllah dalam agenda kerjanya PIDIYA akan menyasar Potensi Pelaku seni budaya untuk di informasikan secara Publik, untuk itu saya akan buka pendaftaran gratis dan masuk dalam data PIDIYA sehingga para pelaku seni budaya akan diketahui oleh masyarakat secara luas sebagai bagian sejarah perkembangan Seni budaya di Sukabumi khususnya, pengerjaan PIDIYA masih berlangsung diperkirakan hingga Oktober 2026, terus ikuti perkembangannya di media sosial.
Demikian Penjelasan Bpk Aan Suhendar kepada Tim Lensa Sukabumi.
Tim. AS

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
isilah komentar dengan bahasa yang baik dan santun. trims :)